LAMPUNG TIMUR — Tiga perguruan tinggi di Provinsi Lampung, yakni Institut Bakti Nusantara (IBN), STIT Pringsewu, dan STEBI Tanggamus, bersinergi menggelar acara edukatif bertajuk "Sosialisasi dan Pembekalan: Mengenal Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak" pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian institusi pendidikan tinggi terhadap isu-isu sosial, khususnya perlindungan kelompok rentan.
Tampil sebagai narasumber utama dalam sosialisasi ini adalah Toni Fisher. Dalam pemaparannya, ia memberikan edukasi komprehensif mengenai cara mengenali berbagai bentuk kekerasan fisik, psikis, maupun seksual yang kerap mengintai perempuan dan anak. Edukasi ini diharapkan dapat membekali peserta dengan pengetahuan mitigasi, pencegahan, serta langkah-langkah yang harus diambil jika menemukan atau mengalami kasus kekerasan di lingkungan sekitar.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari pihak rektorat masing-masing kampus yang turut hadir langsung di lokasi. Para pimpinan yang hadir di antaranya adalah Wakil Rektor 2 IBN, Dr. Miswan Gumanti, M.B.A., M.M.; Ketua STIT Pringsewu, Iis Maisaroh, M.Pd.; serta Ketua STEBI Tanggamus, Riki Renaldo, M.T.I., M.E.
Kehadiran para pimpinan kampus ini menegaskan komitmen perguruan tinggi untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga mencetak generasi dan agen perubahan yang memiliki kepekaan sosial tinggi, khususnya dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia.
Melalui pembekalan ini, diharapkan mahasiswa dan tenaga pendidik dari ketiga kampus tersebut mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Humas
www.ibnus.ac.id